Mengenal Ayam Hutan Hijau

Mengenal Ayam Hutan Hijau

sabung-ayam-online
sabung-ayam-online

Sosok ayam hutan hijau jantan bila diamati dari jengger sampai ke ekor akan penuh dengan warna-warna yang indah dan beragam. Jenggernya tidak bergerigi berwarna unik, campuran biru muda, ungu, & merah.
Dengan bintik-bintik kuning di bagian sayapnya, warna bulunya sendiri raya hijau terang. Akan timbul warna-warni seperti pelangi kalau terkena cahaya.

Sebaliknya, sosok ayam hutan hijau puan tidak semenarik ayam hutan hijau jantan. Warna bulunya cokelat dengan bintik-bintik kuning alias biasa saja di bagian kepala sampai leher. Walau demikian, untuk kesinambungan generasinya ayam hutan puan ini juga dibutuhkan dan berkompeten di adu ayam online.
Bila dibandingkan dengan ayam pedalaman, ukuran badannya termasuk kecil. Ayam jantan berukuran sekitar 30 cm dan ayam betina berukuran 25 cm.
Menurut penelitian, sifat ayam ini mencari makan serta bertelur di “bawah” yang merupakan peralihan dari sifat burung ke ayam yang tidurnya di pohon-pohon.

Kecuali itu sifatnya sulit dijinakkan & liar sekali. Ia hendak kembali liar apabila dipindahkan ke kerangkeng segar dengan lingkungan yang baru pula meskipun sudah lambat ditangkarkan. Dan kalau diganggu ia mampu stres dan akhirnya mati.
Uniknya, tanggapan ayam hutan hijau sangat mempesona. Frekuensi suaranya beramplitudo tinggi & rapat. Agar diperoleh ayam bekisar yang bersuara bagus, ayam jantan hutan hijau ini jumlah dicari karena suara uniknya untuk lantas dikawinkan beserta ayam kampung betina.
Dibandingkan lucah, ayam ini ternyata kian produktif. Bukan kurang dari 40 butir semusim dapat dihasilkan sambil betinanya selama, pada ayam kampung perempuan hanya sanggup memproduksi telur 12 – 18 biji dalam semusim. Namun beserta syarat, tersedia sekelompok kecil populasi ataupun sepasang dengan hidup pada lingkungan dengan disukai, hanya sedikit popokan alami, serta cukup makanan.

Ayam itu akan meletakkan telurnya pada bawah panji-panji semak-semak / di dalam sarang pada atas tanah di habitat aslinya. Akan tetapi, tak terjadi setiap tahun sementara bersarangnya, umumnya antara bulan Juni sampai November. Lazimnya terjumpa 6 – 10 butir telur dalam sarangnya. Utama telurnya sekitar 44, 5 mm x 34, 5 mm.
Setelah 21 hari, telur yang berpoleng putih kekuningan polos itu mau menetas. Anak ayam hutan ini perlu dilindungi soalnya cukup rentan & mudah terinfeksi bibit penyakit.

Apabila Anda tertarik dengan kontes atau adu ayam online dalam langsung mengunjungi situs agen sabung ayam online terpercaya kami di sabungayam338.com